Repository Skripsi, Tesis & Disertasi

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Pembimbing NIM Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pelaksanaan Pemberian Kredit Dengan Jaminan Hak Tanggungan di PT. BRI (Persero) Tbk (Studi Kasus Pada PT. BRI Tbk. Cabang Utama Pondok Gede)

Hukum Bisnis

Pelaksanaan Pemberian Kredit Dengan Jaminan Hak Tanggungan di PT. BRI (Persero) Tbk (Studi Kasus Pada PT. BRI Tbk. Cabang Utama Pondok Gede)

Arif Rachman - Nama Orang;

Kemajuan dalam bidang perkreditan pada saat ini telah meluas sampai ke kota-kota kecil yang meliputi rakyat pengusaha kecil pada umumnya, sehingga sektor perbankan harus meningkatkan kinerja usahanya dalam rangka pemberian kredit pada para pengusaha. PT. BRI (Persero) Tbk. sebagai salah satu lembaga perbankan dalam menyalurkan kreditnya selalu memperhatikan asas perkreditan yang sehat serta penilaian yang saksama terhadap calon debiturnya. Upaya itu bertujuan untuk mencegah dan mengurangi risiko PT. BRI (Persero) Tbk., sebagai pihak kreditor apabila debitur wanprestasi. Oleh karena itu peranan jaminan dalam pemberian kredit sangat berarti karena dapat memberikan rasa aman dan secara yuridis memberikan kepastian hukum bagi kreditor dalam pengembalian kredit. Dengan lahirnya lembaga hak tanggungan sebagai lembaga hak jaminan atas tanah sejak 9 April 1996, jaminan yang paling diutamakan oleh BRI adalah jaminan hak tanggungan dengan pertimbangan bahwa tanah mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, adanya bukti yang kuat berupa sertifikat dan selain itu jaminan hak tanggungan memberikan kedudukan yang lebih diutamakan kepada BRI selaku kreditor pemegangnya. Pihak bank selaku kreditor dan para pengusaha sebagai pihak debitur mengharapkan agar lembaga hak tanggungan dapat memenuhi kebutuhan dalam menyelesaikan masalah perkreditan dengan mudah dan lancar sehingga dalam hal ini harus ada kerja sama yang baik dengan instansi Agraria. Peranan instansi agraria dalam proses pembebanan jaminan hak tanggungan sangat penting terutama pada proses pendaftaran hak tanggungan yaitu untuk memberikan pelayanan yang cepat dan proses yang mudah bagi calon pemegang dan pemberi hak tanggungan.


Ketersediaan
159 HBI159 RAC pSkripsi (S1)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
159 RAC p
Penerbit
Jakarta : Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana., 2016
Deskripsi Fisik
viii, 98 hlm
Bahasa
Indonesia
NIM
1233001159
Klasifikasi
159 RAC p
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Pembimbing
Erna Widjajati (Pembimbing I)
Soekirno (Pembimbing II)
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Skripsi, Tesis & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Login Pustakawan

Jam Layanan Perpustakaan

Senin s/d Kamis : 09.00 - 16.30 WIB
Jumat : 13.00 - 16.30 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih Program Kekhususan (PK) yang menarik bagi Anda
  • Hukum Agraria
  • Hukum Kesehatan
Pencarian Spesifik