Hukum Bisnis
Analisis Integrasi Konsep Perkoperasian dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Hak Cipta
Bertitik tolak dari Undang-Undang No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang berupaya antara lain untuk mengintegrasikan koperasi dan UMKM, maka penelitian ini bertujuan untuk: (i) menganalisis mengapa konsep perkoperasian dan UKM/UMKM belum terintegrasi dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 1992; (ii) Menganalisis praktek perkoperasian pada unit Koperasi Simpan Pinjam (KSP); dan (iii) Menganalisis integrasi perkoperasian dari UKM/UMKM setelah Undang- Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Pendekatan penelitian kualitatif. Tipe penelitian adalah hukum yuridis normatif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder, dan non-hukum. Teknik pengumpulan data dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengapa koperasi dan UKM/UMKM belum terintegrasi, karena memang belum jelas aturan perundang-undangan pada level teknis mengenai bagaimana mengintegrasikan koperasi dan UKM/UMKM. Mengenai praktek KSP belum dikelola dengan sistem perbankan padahal KSP menjalankan fungi seperti perbankan, yakni mengumpulkan dana dan meminjamkan dana. Mengenai upaya Undang - Undang No 11 Tahun 2020 mengintegrasikan koperasi dan UKM/UMKM adalah terkait dengan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan koperasi dan usaha mikro.
| 2020021021 HBI/T | 2020021021 HBI/T | Tesis (S2) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain