Hukum Perdata
Mekanisme Pembebanan Hak Tanggungan dan Implementasi Roya Atas Utang Debitor Berdasarkan Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 (Studi Lapangan di Kantor Pertanahan Kota Bekasi)
Penelitian ini tentang mekanisme pembebanan Hak Tanggungan dan implementasi roya. Permasalahan yang diangkat meliputi bagaimana proses pelaksanaan pembebanan hak tanggungan dan roya di kantor pertanahan kota Bekasi dan kendala-kendala apa saja yang dapat terjadi terkait pelaksanaan terhadap Undang-undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian analisis deskriptif dengan menggambarkan suatu kenyataan yang terjadi di lapangan dengan menganalisis data untuk kemudian dipaparkan secara sistematis. Teknik pengumpulan data dengan melakukan penelitian lapangan dan studi kepustakaan. Tahapan penelitian meliputi melihat langsung data dokumen berkas pendaftaran pembebanan Hak Tanggungan dan roya serta hasil wawancara dengan pihak Kasubsi Kantor Pertanahan Kota Bekasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapatlah diketahui bahwa bentuk Kantor Pertanahan Kota Bekasi telah menjalankan tugasnya sesuai dengan Undang-Undang Hak Tanggungan, namun terdapat banyak kendala yang terjadi sehubungan dengan mekanisme yang terjadi yakni kendala teknis dan kendala kompleks. Kendala teknis dapat sesegera mungkin diselesaikan dengan prosedur surat menyurat namun kendala kompleks yaitu jangka waktu yang tidak menentu, Akta pemberian Hak Tanggungan yang belum berperan banyak bila tidak didaftarkan dan ketentuan roya yang terlihat dapat disepelekan. Semua itu hanya bisa diselesaikan dengan evaluasi matang dan terencana atas proses pelaksanaan yang dilakukan selama ini oleh Kantor Pertanahan Kota Bekasi agar memberikan saran dan masukan terhadap BPN dan pemerintah. Sehingga kerja sama antar lembaga dapat mengaktualisasi diri terhadap ketentuan-ketentuan UU Hak Tanggungan.
| 133 HPE | 133 STE m | Skripsi (S1) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain