Repository Skripsi, Tesis & Disertasi

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Pembimbing NIM Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Peranan Ilmu Kedokteran Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pembunuhan Anak (Studi Kasus Nomor 80/Pid.B/2018/PN.Ckr)

Hukum Pidana

Peranan Ilmu Kedokteran Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pembunuhan Anak (Studi Kasus Nomor 80/Pid.B/2018/PN.Ckr)

Hana Fauziyah - Nama Orang;

Kelahiran seorang anak ke dunia ini menjadi amanah dan di dalam dirinya melekat harkat, martabat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi dan anak juga merupakan penerus generasi bangsa yang harus dijamin perlindungannya. Di Indonesia sendiri kasus seorang perempuan yang menghilangkan nyawa anaknya sesaat setelah ia lahirkan ke dunia mengingatkan kita akan makin rapuhnya akal budi, hati nurani dan lemahnya kadar keimanan serta kurangnya pengetahuan agama dan juga kurangnya edukasi mengenai efek dari berhubungan seksual di luar pernikahan. Perlakuan keji dan kejam yang terjadi terhadap anak kandung yang baru dilahirkan oleh orang tuanya, khususnya yang dilakukan oleh seorang ibu kandung, sangat tidak manusiawi. Pembunuhan anak yang dimaksud di dalam tulisan ini ialah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang ibu terhadap anak kandungnya, pada saat anak itu dilahirkan atau tidak lama kemudian, karena takut akan ketahuan bahwa ia melahirkan anak (Pasal 341 KUHP). Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah peranan ilmu kedokteran forensik dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan anak dan kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yang diteliti dari bahan pustaka atau data sekunder, yang terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian peranan pemeriksaan kedokteran forensik dalam tindak pidana pembunuhan anak akan dituangkan di dalam Visum et Repertum, sesuai dengan Pasal 184 KUHAP sebagai pembuktian atas tindak pidana yang berhubungan dengan tubuh manusia. Dalam pemeriksaan ilmu kedokteran forensik terhadap jenazah pada kasus ini adalah seorang bayi, pembuktian terhadap tubuh manusia memiliki perubahan setelah kematian yang bersifat alami, untuk itu pemeriksaan terhadap korban tindak pidana harus sesegera mungkin dilakukan.


Ketersediaan
968 HPI968 FAU pSkripsi (S1)Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2023-02-20)
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
968 FAU p
Penerbit
Jakarta : Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana., 2021
Deskripsi Fisik
xii, 93 hlm
Bahasa
NIM
1733001237
Klasifikasi
968 FAU p
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Pembimbing
Siswantari Pratiwi (Pembimbing I)
Louisa Yesami Krisnalita (Pembimbing II)
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Skripsi, Tesis & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Login Pustakawan

Jam Layanan Perpustakaan

Senin s/d Kamis : 09.00 - 16.30 WIB
Jumat : 13.00 - 16.30 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih Program Kekhususan (PK) yang menarik bagi Anda
  • Hukum Agraria
  • Hukum Kesehatan
Pencarian Spesifik