Repository Skripsi, Tesis & Disertasi

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Pembimbing NIM Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Ratio Decidendi Hakim Dalam Memeriksa dan Memutus Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika (Studi Kasus Putusan Nomor 1249/Pid.Sus/2021/PN.Jkt.Utr. dan Putusan Nomor 1793/Pid.Sus/2020/PN.Mks.

Hukum Pidana

Analisis Ratio Decidendi Hakim Dalam Memeriksa dan Memutus Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika (Studi Kasus Putusan Nomor 1249/Pid.Sus/2021/PN.Jkt.Utr. dan Putusan Nomor 1793/Pid.Sus/2020/PN.Mks.

Gunanti Oslan - Nama Orang;

Dalam menjawab pertanyaan pertama mengenai pada proses peradilan di Indonesia yaitu pertimbangan bersifat yuridis dan non yuridis. Ratio Decidendi hakim yang bersifat yuridis seperti halnya dakwaan primair sebagaimana Pasal 111 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan dakwaan subsidair sebagaimana Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ratio Decidendi hakim yang bersifat yuridis berikutnya yaitu keterangan terdakwa yang telah mengakui perbuatannya secara sah dan meyakinkan. Ratio Decidendi hakim yang bersifat yuridis berikutnya yaitu keterangan saksi dan barang bukti dalam proses Persidangan. Dasar keyakinan Hakim dalam memeriksa dan memutus perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika belum mencerminkan prinsip keadilan khususnya pada Putusan PN Nomor 1249/Pid.Sus/2021/PN.Jkt.Utr. Pada perkara tersebut terdakwa Achmad Salawi bin Marsahi diputus hakim dengan pidana penjara 5 (lima) tahun dan 6 (enam) bulan. Akan tetapi pada Putusan PN Nomor 1793/Pid.Sus/2020/PN.Mks dengan terdakwa Cakra Wira Darma alias Cakra bin Sudirman yang diputus hakim dengan menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Seharusnya dilihat dari alat bukti dan fakta di Persidangan terdakwa menjalani pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi bagi pecandu narkotika.


Ketersediaan
1161 HPI/T1161 OSL aTesis (S2)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1161 OSL a
Penerbit
Jakarta : Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana., 2022
Deskripsi Fisik
vii, 125 hlm
Bahasa
Indonesia
NIM
2018021082
Klasifikasi
1161 OSL a
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Pembimbing
Firman Wijaya (Pembimbing I)
Waty Suwarty Haryono (Pembimbing II)
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Skripsi, Tesis & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Login Pustakawan

Jam Layanan Perpustakaan

Senin s/d Kamis : 09.00 - 16.30 WIB
Jumat : 13.00 - 16.30 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih Program Kekhususan (PK) yang menarik bagi Anda
  • Hukum Agraria
  • Hukum Kesehatan
Pencarian Spesifik