Hukum Perdata
Analisis Yuridis Terhadap Berlakunya Lembaga Rechtsverwerking di Indonesia (Studi Kasus Putusan MA Nomor 2806K/Pdt/2015)
Penelitian ini bersifat yuridis normative yang bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisa penerapan hukum di Indonesia mengenai lembaga yang ada dalam hukum adat dan diangkat dalam hukum tanah nasional yang disebut rechtsverwerking yaitu lampaunya waktu yang menyebabkan orang menjadi kehilangan haknya atas tanah yang semula dimilikinya. Hasil penelitian pada kasus yang diangkat menunjukkan bahwa lembaga Rechtsverwerking diterapkan dalam pelaksanaan pendaftaran tanah di Indonesia, dalam usaha mengatasi kebenaran sistem publikasi negatif, juga diusahakan agar data yang disediakan adalah data yang benar, serta kegiatan pendaftaran tanah dilakukan secara rinci. Setiap pemilik tanah bekewajiban memelihara, memanfaatkan dan mengurus tanahnya secara aktif, dalam pendaftaran kepemilikan tanahnya secara hukum tanpa mengulur waktu atau membiarkan tanah tersebut lebih dari 20 Tahun tanpa status. DAlam hal ini penguasaan tanah yang dilakukan oleh pihak tergugat dapat dikatakan dengan itikad baik karena dengan seizin dengan pemilik tanah yang sebenarnya yang mana merupakan saudara kandung dari si pemilik pertama, dan dampak yang ditimbulkan karena tanpa bukti yang kuat (Sertifikat) sehingga mengakibatkan perkara atas kepemilikan tanah pada anak-anak dari pemilik pertama, yang dilakukan awalnya karena rasa persaudaraan sesama keluarga, namun tidak memperhatikan dampak yang terjadi pada keturunan-keturunannya dan berdampak hilangnya kerukunan.
| 450 HPE | 450 IND a | Skripsi (S1) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain