Hukum Perdata
Tinjauan Yuridis Wanprestasi Terhadap Perjanjian Jual Beli Alat Berat (Studi Kasus Putusan Nomor 394/Pdt.G/2018/PN.Bks)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan hukum perdata atas wanprestasi Tergugat kepada Penggugat terhadap objek perjanjian jual beli alat berat. Wanprestasi yang dilakukan oleh Tergugat kepada Penggugat sudah memenuhi unsur-unsur yang diatur dalam wanprestasi. Wanprestasi yang dilakukan oleh Tergugat dalam hal ini mengenai adanya suatu prestasi dalam klausul perjanjian mengenai mekanisme pembayaran yang tidak sesuai terhadap objek barang berupa alat berat. Pelaksanaan ganti rugi terhadap Penggugat seharusnya dapat dilakukan oleh Tergugat dalam hal pembayaran alat berat demi terciptanya keadilan antara Penggugat dan Tergugat. Perjanjian jual beli antara Penggugat dan Tergugat yang dalam hal ini diatur dalam Buku III KUH Perdata mengenai Perikatan. Pokok permasalahan terletak dalam perjanjian jual beli yang tidak dipenuhinya suatu prestasi terhadap Penggugat. Mengacu asas pacta sunt servanda perjanjian jual beli alat berat mempunyai kedudukan paling tinggi dalam melakukan perbuatan hukum antara para pihak. Dengan demikian, penulis melakukan penelitian apakah pelaksanaan tanggung jawab Tergugat dapat dilaksanakan dengan baik serta meninjau putusan Hakim atas suatu perkara mengenai perjanjian tersebut.
| 791 HPE | 791 JUL t | Skripsi (S1) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain