Repository Skripsi, Tesis & Disertasi

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Pembimbing NIM Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pelanggaran Hak Asasi Manusia Terhadap Non-Combatant Ditinjau dari Konvensi Jenewa 1949 tentang Perlindungan Terhadap Orang-Orang Sipil Pada Saat Perang (Studi Kasus Perang Suriah)

Hukum Internasional

Pelanggaran Hak Asasi Manusia Terhadap Non-Combatant Ditinjau dari Konvensi Jenewa 1949 tentang Perlindungan Terhadap Orang-Orang Sipil Pada Saat Perang (Studi Kasus Perang Suriah)

Virginia Lorent Tika Harahap - Nama Orang;

Masyarakat sipil memiliki hak-hak yang harus dilindungi dalam suatu konflik bersenjata. seperti halnya wanita dan anak-anak. Dalam konflik bersenjata, wanita dan anak-anak wajib untuk dilindungi. Namun, dalam perang yang terjadi di Suriah telah melibatkan wanita dan anak-anak yang seharusnya tidak terlibat dalam konflik bersenjata. tak hanya melibatkan, namun wanita dan anak-anak tersebut telah menjadi korban akibat dari konflik bersenjata tersebut. Walaupun sudah jelas diatur dalam Hukum Humaniter Internasional dan khusus diatur dalam Konvensi Jenewa 1949. Dalam penelitian ini terdapat dua rumusan masalah yaitu: 1. Apakah pengaturan mengenai non-combatant dalam Hukum Humaniter telah secara efektif mampu melindungi hak-hak dari non-combatant dalam pertikaian bersenjata? dan 2. Upaya apa yang dapat dilakukan untuk perlindungan anak dan wanita dari korban perang dalam konteks Hukum Humaniter? Penelitian ini menggunakan metode empiris-normatif yaitu suatu penelitian hukum guna memperoleh gambaran yang dilihat dari implementasi ketentuan hukum pada suatu peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Data yang diperoleh adalah bersifat data kualitatif. Selanjutnya, hasil dari penelitian ini adalah berupa kesimpulan dari rumusan masalah mengenai perlindungan terhadap korban perang sesuai dengan Konvensi Jenewa 1949. Di mana terdapat kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan dari negara pihak berperang untuk melindungi anak dan wanita yang menjadi korban perang.


Ketersediaan
464 HI464 HAR pSkripsi (S1)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
464 HAR p
Penerbit
Jakarta : Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana., 2018
Deskripsi Fisik
ix, 94 hlm
Bahasa
Indonesia
NIM
1333001094
Klasifikasi
464 HAR p
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Pembimbing
M. Iman Santoso (Pembimbing I)
Pater Y. Angwarmasse (Pembimbing II)
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Skripsi, Tesis & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Login Pustakawan

Jam Layanan Perpustakaan

Senin s/d Kamis : 09.00 - 16.30 WIB
Jumat : 13.00 - 16.30 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih Program Kekhususan (PK) yang menarik bagi Anda
  • Hukum Agraria
  • Hukum Kesehatan
Pencarian Spesifik