Repository Skripsi, Tesis & Disertasi

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Pembimbing NIM Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kewenangan Badan Legislasi Daerah Dalam Penyusunan Peraturan Daerah di Dalam Sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (Studi Badan Legislasi Daerah DPRD Kota Bekasi Periode 2009-2014)

Hukum Tata Negara

Kewenangan Badan Legislasi Daerah Dalam Penyusunan Peraturan Daerah di Dalam Sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (Studi Badan Legislasi Daerah DPRD Kota Bekasi Periode 2009-2014)

Yosua Kristianus H.S. - Nama Orang;

Fungsi legislasi sebagai sarana pembentukan peraturan dipertegas oleh kedudukan badan legislasi di DPRD yang merupakan alat kelengkapan DPRD. Alat kelengkapan ini dibentuk untuk dapat lebih mengefektifkan fungsi utama DPRD dalam hal ini DPRD Kota Bekasi periode 2009-2014. Permasalahan dalam penelitian ini Pertama kedudukan Badan Legislasi Daerah dalam struktur DPR Kota Bekasi menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku, Kedua fungsi dan tugas Badan Legislasi DPRD Kota Bekasi periode 2009 2014 dalam pembentukan peraturan daerah, Ketiga faktor yang menghambat kewenangan Badan Legislasi Daerah DPRD Kota Bekasi periode 2009-2014 dalam pembentukan peraturan daerah. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Hasil penelitian diperoleh jawaban Pertama Badan Legislasi DPRD Kota Bekasi 2009-2014 dibentuk melalui Surat Keputusan Pimpinan DPRD, Kedua Dengan adanya program legislasi daerah di samping terdapat sarana pengendali dalam kegiatan pembuatan Peraturan Daerah juga dapat menekan berbagai masalah dalam pembuatan Peraturan Daerah seperti kesulitan dalam proses penganggaran, evaluasi pengkajian atau penyusunan naskah akademik, Ketiga Sedikitnya anggota dewan (khususnya badan legislasi) yang berlatar belakang hukum sehingga kurang mampu untuk memahami secara mendalam subtansi normatif dalam rumusan raperda.


Ketersediaan
119 HTN119 KRI kSkripsi (S1)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
119 KRI k
Penerbit
Jakarta : Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana., 2015
Deskripsi Fisik
vii, 123 hlm
Bahasa
Indonesia
NIM
1033001112
Klasifikasi
119 KRI k
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Pembimbing
Philips A. Kana (Pembimbing I)
Parbuntian Sinaga (Pembimbing II)
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Skripsi, Tesis & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Login Pustakawan

Jam Layanan Perpustakaan

Senin s/d Kamis : 09.00 - 16.30 WIB
Jumat : 13.00 - 16.30 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih Program Kekhususan (PK) yang menarik bagi Anda
  • Hukum Agraria
  • Hukum Kesehatan
Pencarian Spesifik