Repository Skripsi, Tesis & Disertasi

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Pembimbing NIM Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pembagian Harta Warisan Antara Suami atau Istri Dalam Perkawinan Kedua Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Hukum Perdata

Pembagian Harta Warisan Antara Suami atau Istri Dalam Perkawinan Kedua Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Hardi Septiyanto - Nama Orang;

Bagian warisan bagi suami atau istri dalam perkawinan kedua haknya dibatasi paling banyak ¼ Pembentuk undang-undang rupa-rupanya khawatir bahwa anak-anak tersebut akan dirugikan oleh ayah atau ibu kandungnya, yang pada waktu akan menikah untuk kedua kalinya, untuk menghadapi hal tersebut, pembentuk undang-undang membuat serangkaian pagar keliling anak tersebut melalui pasal 181, 183, 852a, 902 B.W. Kesemua peraturan tersebut membentuk suatu lembaga yang dikenal dengan sebutan lex hac edictali, suatu lembaga yang berasal dari Codex Justinianus. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan tinjauan berdasarkan Hukum Kewarisan Perdata terhadap upaya yang dapat dilakukan suami atau istri perkawinan kedua terhadap harta bawaan, harta persatuan, dan harta bersama. Spesifikasi Penelitian ini adalah. Deskriptif analisis dihubungkan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan teori-teori hukum yang mendukung terhadap penelitian ini, Analisis penelitian ini menggunakan metode normatif kualitatif, karena bertitik tolak pada hukum positif berupa peraturan perundang-undangan dengan tidak menggunakan rumus dan data statistik. Pada akhirnya penulis skripsi ini ada beberapa saran yang dapat dijadikan bahan pertimbangan 1). Istri atau suami dari perkawinan kedua dan seterusnya yang telah menikah selama minimal 15 tahun bagian warisannya tidak dibatasi ¼ tetapi bagiannya dipersamakan dengan anak-anak dari perkawinan pertama. 2). Dan apabila hanya ada satu anak dari perkawinan pertama dan dari perkawinan kedua tidak ada anak seharusnya bagian istri atau suami perkawinan kedua tersebut bagiannya dipersamakan, dikarenakan bagian anak perkawinan pertama itu, terlalu besar yaitu ¾ bagian jika harus dinikmati sendirian dan istri atau suami perkawinan kedua hanya ¼.


Ketersediaan
060 HPE060 HAR pSkripsi (S1)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
060 HAR p
Penerbit
Jakarta : Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana., 2014
Deskripsi Fisik
x, 125 hlm
Bahasa
Indonesia
NIM
1033001053
Klasifikasi
060 HAR p
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Pembimbing
Dewi Setianingsih (Pembimbing II)
Soekirno (Pembimbing I)
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Skripsi, Tesis & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Login Pustakawan

Jam Layanan Perpustakaan

Senin s/d Kamis : 09.00 - 16.30 WIB
Jumat : 13.00 - 16.30 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih Program Kekhususan (PK) yang menarik bagi Anda
  • Hukum Agraria
  • Hukum Kesehatan
Pencarian Spesifik