Repository Skripsi, Tesis & Disertasi

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Pembimbing NIM Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pelaku Tindak Pidana Tanpa Hak dan Melawan Hukum Menjadi Perantara Dalam Jual Beli Narkotika Golongan I

Hukum Pidana

Pelaku Tindak Pidana Tanpa Hak dan Melawan Hukum Menjadi Perantara Dalam Jual Beli Narkotika Golongan I

Henry Johan Sitorus - Nama Orang;

Penelitian ini membahas tentang pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana tanpa hak dan melawan hukum yang bertindak sebagai perantara dalam jual beli narkotika golongan I. Peran perantara dalam jaringan peredaran narkotika menjadi isu yang krusial karena secara langsung berkontribusi terhadap kelangsungan distribusi narkotika secara ilegal yang membahayakan masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hukum diterapkan terhadap perantara tindak pidana narkotika serta bagaimana pertimbangan hukum dalam putusan pengadilan menangani kasus tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yang menitikberatkan pada kajian terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta analisis putusan pengadilan, yaitu Perkara Nomor 1985 K/Pid.Sus/2021 dan Perkara Nomor 407 K/Pid.Sus/2020. Kedua putusan tersebut dipilih karena memberikan gambaran yang jelas mengenai bagaimana pelaku yang berperan sebagai perantara diposisikan dalam struktur tindak pidana narkotika, dan bagaimana pertimbangan hakim membentuk dasar putusan yang tegas namun proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadilan secara konsisten menerapkan ketentuan hukum pidana narkotika yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, dengan memperhatikan fakta persidangan, keterangan saksi, serta bukti-bukti yang diajukan. Peran perantara dianggap sebagai elemen penting dalam keberlangsungan peredaran narkotika, sehingga sanksi pidana yang dijatuhkan mencerminkan pentingnya pencegahan dan efek jera. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan hukum terhadap perantara dalam kasus narkotika harus dilakukan secara tegas, adil, dan konsisten sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat dan penegakan hukum yang berkeadilan.


Ketersediaan
2022022024 HPI/T2022022024 HPI/TTesis (S2)Tersedia - E-Book
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2022022024 HPI/T
Penerbit
Jakarta : Magister Ilmu Hukum Universitas Krisnadwipayana., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
NIM
2022022024
Klasifikasi
2022022024 HPI/T
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Pembimbing
Hartanto (Pembimbing I)
Retno Kus Setyowati (Pembimbing II)
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Repository Tesis
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Skripsi, Tesis & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Login Pustakawan

Jam Layanan Perpustakaan

Senin s/d Kamis : 09.00 - 16.30 WIB
Jumat : 13.00 - 16.30 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih Program Kekhususan (PK) yang menarik bagi Anda
  • Hukum Agraria
  • Hukum Kesehatan
Pencarian Spesifik