Hukum Perdata
Analisis Yuridis Terhadap Pengurangan Suku Bunga Oleh Pengadilan Dalam Penyelesaian Sengketa Wanprestasi (Studi Putusan Nomor 53/Pdt.G/2018/PN.Kbj)
Di dalam suatu perbankan adanya suatu kegiatan ialah simpan pinjam kredit dan lainnya. hal tersebut banyak sekali masyarakat menggunakan suatu bank dalam kehidupannya sebagai suatu transaksi yang dilakukan masyarakat tersebut. Dalam hal tersebut pastinya di dalam kegiatan bank adanya bunga yang diberikan oleh bank sendiri kepada peminjam. Dalam hal tersebut penulis melakukan penelitian dengan menggunakan segi yuridis normatif sehingga dalam penelitian tersebut penulis berdasarkan putusan pengadilan 53/Pdt.G/2018/PN.kbj. Dalam penemuannya penulis menemukan adanya suatu permasalahan yakni ditemukannya bunga yang terlalu tinggi dalam suatu kegiatan dalam bank, yaitu yang dilakukan antara Koperasi Kredit Kaum Awam, Unam dengan Suriati Br, Sitorus dan Bilter Sitanggang. Keduanya memiliki suatu perjanjian kredit, tetapi tidak dibayarkan oleh para tergugat dikarenakan bunga yang terlalu tinggi sebesar 2,5%. Sehingga bagi tergugat terlalu besar. Maka daripada itu hakim menurunkan suku bunga sebesar 2% agar tergugat tidak terlalu berat untuk dan sesuai dengan aturan yang sudah tertera. dari permasalahan yang ada banyak masyarakat yang tidak mengetahui berapa dasar dari suatu bunga yang seharusnya terjadi di dalam dunia perbankan. sehingga dalam hal tersebut karena kebutuhan dan kepentingan dari masyarakat tanpa disadari masyarakat dengan ketidaktahuannya yang dapat merugikan masyarakat tersebut. seharusnya bank, koperasi dan lembaga keuangan harus mentaati dan menjalankan aturan yang sudah ada.
| 1933001100 HPE | 1933001100 HPE | Skripsi (S1) | Tersedia - E-Book |
Tidak tersedia versi lain